artikel 8

 Manfaat air dan menjaga kualitasnya


Air adalah salah satu elemen utama di Bumi yang menjadi bagian tidak terpisahkan bagi seluruh manusia. Makhluk hidup tidak dapat hidup jika tidak ada air, sehingga air sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan makhluk hidup.


Air dalam tubuh manusia sangat berfungsi untuk mengisi cairan dalam tubuh dengan meminum air. Selain untuk penghilang rasa haus dan manfaat utama lainnya air untuk tubuh, air juga memiliki manfaat lain yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan.


Salah satu bentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS adalah dengan menggunakan air bersih sehari-hari. Karena kualitas air dapat mempengaruhi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.


Air yang kita gunakan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi dan lainnya harus dalam keadaan bersih sehingga kita dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan karena kualitas air buruk.


Dengan menggunakan air bersih kita dapat terhindar dari penyakit seperti diare, kolera, disentri, tipes, cacingan, penyakit kulit hingga keracunan. Untuk itu wajib bagi seluruh anggota keluarga dalam menggunakan air bersih setiap hari dan menjaga kualitas air tetap bersih di lingkungannya.


Berikut ada beberapa tips dalam menjaga kualitas air bersih di lingkungan: 


• Pisahkan jarak antara sumber air dengan jamban dan tempat pembuangan sampah minimal 10 meter


• Sumber mata air harus dilindungi dari bahan pencemar


• Sumur gali, sumur pompa, kran umum dan mata air harus dijaga bangunannya gar tidak rusak


• Lantai sumur sebaiknya kedap air (diplester) dan tidak retak, bibir sumur dan dinding sumur harus diplester dan sumur ditutup;


• Ember penampung air dilengkapi denga penutup dan gayung bertangkai, dijaga kebersihannya.


• Air harus dijaga kebersihannya dengan tidak ada genangan air di sekitar sumber air, dan dilengkapi dengan saluran pembuangan air, tidak ada kotoran, tidak ada lumut, pada lantai/dinding sumur.


Ciri-Ciri  Air Bersih  Kita semua tahu bahwa  air merupakan salah satu kebutuhan paling penting dalam kehidupan umat manusia di seluruh dunia. Tidak hanya manusia, air juga sangat menentukan kehidupan berbagai makhluk yang ada di bumi, misalnya seperti hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya.


Sebagai manusia, tentu Kamu membutuhkan air untuk mengatasi berbagai keperluan yang ada. Seiring berjalan waktu dan berkembangnya zaman, kebutuhan air pun semakin meningkat. Salah satu kategori air yang sangat penting untuk manusia adalah air bersih.


Namun, banyak limbah yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia di zaman modern seperti ini, membuat kualitas air pun menurun, sehingga tidak semua air bisa masuk dalam kategori air bersih. Nah, artikel ini akan menjelaskan tentang ciri-ciri air bersih yang aman untuk dikonsumsi oleh manusia.


Secara umum, air bersih dapat dipahami sebagai salah satu jenis sumber daya alam berwujud air yang memiliki kualitas yang baik dan bisa digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, misalnya seperti minum, makan, hingga sanitasi.


Berdasarkan dua pendapat tersebut, air bersih dapat didefinisikan sebagai air yang bisa dan layak digunakan oleh manusia untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, seperti air minum, konsumsi, hingga sanitasi. Hal ini pada akhirnya menghasilkan sebuah pendapat bahwa tidak semua jenis bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari manusia.


Air yang telah terkontaminasi oleh polusi atau suatu zat yang berbahaya tidak boleh dikonsumsi atau digunakan oleh manusia. Pasalnya, air yang mengandung zat berbahaya dapat memberikan kerugian dan akan sangat membahayakan tubuh manusia. Terlebih, riset mengatakan bahwa manusia yang tidak mengonsumsi air selama lebih dari 3 hari bisa mengakibatkan ancaman kematian.


B. Ciri-ciri Air Bersih


Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian pengertian air bersih, air bersih adalah air yang telah memenuhi syarat kesehatan. Pada bagian ini, Kita akan mempelajari tentang ciri-ciri air bersih yang layak dikonsumsi dan digunakan oleh manusia. Nah, berikut ini adalah tujuh ciri-ciri air bersih yang perlu Kamu perhatikan ketika mengidentifikasi air, diantaranya yaitu:


1. Tidak Berwarna


Ciri-ciri yang pertama air dapat dikatakan bersih adalah tidak memiliki warna. salah satu tanda sebuah air yang layak dan aman untuk kebutuhan konsumsi dan keseharian yaitu tampak jernih. Apabila suatu air memiliki warna yang keruh seperti kuning, jingga, atau bahkan cokelat, maka dapat dipastikan air tersebut mengandung zat-zat yang berbahaya sehingga tidak layak masuk ke dalam kategori air bersih.


Salah satu ciri yang perlu diketahui dari air bersih tentunya adalah memiliki tingkat kejernihan yang stabil. Kamu dapat mencoba menuangkan suatu air ke dalam sebuah wadah. Selanjutnya, untuk melihat kejernihan air Kamu dapat menunggu perubahan yang terjadi pada  air. Apabila air tetap memiliki warna yang jernih, maka air tersebut dapat dikatakan sebagai  air bersih. Namun, apabila terlihat endapan atau ada warna yang menempel pada dasar wadah, maka air tersebut bisa dikatakan tidak bersih.


2. Tidak memiliki rasa


Ciri-ciri yang kedua untuk air bersih adalah tidak memiliki rasa. Jika air yang ada di rumah Kamu memiliki rasa seperti asin atau logam pada saat diminum. Maka bisa dipastikan air tersebut tidak layak untuk dikatakan sebagai air bersih. Rasa yang terdapat pada air tersebut bisa jadi dikarenakan dampak adanya karat pada pipa atau besi di saluran air. Saluran air tersebut bisa melepaskan beberapa jenis logam seperti, besi, mangan, zink, tembaga, dan juga timah.


Namun, dalam beberapa jenis air yang pernah diteliti, air yang memiliki rasa logam yang cukup kuat bisa juga disebabkan oleh kadar pH atau keasaman pada air yang rendah. Oleh karena itu, sebelum mengomsumsi atau menggunakan air bersih, Kamu dapat mengidentifikasi terlebih dahulu air tersebut, sehingga tidak mengganggu kesehatan pada tubuh.


3. Tidak memiliki bau


Ciri-ciri yang ketiga suatu air dapat dikatakan bersih adalah pada saat air tidak memiliki bau. Hampir sama seperti rasa, bau atau aroma yang muncul dari suatu air menjadi pertanda adanya bakteri atau pembusukan zat organik. Pada akhirnya, hal ini menjadikan indikator air untuk memenuhi kebutuhan sanitasi terbilang rendah.


Apabila Kamu menemukan suatu air yang memiliki bau tidak normal, ada baiknya untuk memberikan perlakuan khusus terhadap air terlebih dahulu ketika hendak menggunakan. Salah satu contoh air yang memiliki bau adalah air pada kolam renang. Kolam renang biasanya memiliki kandungan klorin yang tinggi pada airnya, sehingga bisa mengakibatkan masalah pada ginjal atau bahkan meningkatnya risiko kanker.


Selain air pada kolam renang, beberapa air yang memiliki bau seperti telur busuk atau comberan juga tidak boleh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya air yang memiliki bau seperti ini mengindikasikan kandungan gas hidrogen sulfida yang berlebihan. Apabila gas hidrogen sulfida ini telah berubah menjadi sulfat, maka apabila terkena suatu bakteri dapat menyebabkan muncul potensi dehidrasi hingga diare.

Comments